Profil Peneliti Sukses Prof. Dr. Syamsuddin Haris, M.Si.

Prof. Dr. Syamsuddin Haris, M.Si adalah peneliti senior pada Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI. Profesor Riset bidang perkembangan politik Indonesia dan doktor ilmu politik yang juga menjabat Kepala P2P LIPI ini dilahirkan di Bima (NTB) pada 9 Oktober 1957. Ia menikah dengan Rochmawati, peneliti bidang sosial-budaya pada Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan (PMB) LIPI, dan dikaruniai dua orang puteri, Ayu Susanti Aditya dan Diah Fanny Amalia. Saat ini Syamsudin Haris menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian LIPI, dengan pangkat Pembina Utama/IV-e, tahun 2008 pemerintah memberikan kepadanya penghargaan Satyalencana Pembangunan.

Selain menjadi peneliti, lulusan FISIP Universitas Nasional Jakarta (S-1) tahun 1984 dan FISIP UI (S-2 tahun 2002 dan S-3 tahun 2008) ini mengajar pada Program Pasca-Sarjana Ilmu Politik pada FISIP Universitas Nasional, dan Program Pasca-Sarjana Komunikasi pada FISIP UI, serta aktif dalam organisasi profesi kalangan sarjana/ahli politik, yakni Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI). Saat ini ia adalah Sekjen Pengurus Pusat AIPI periode 2008-2011. Menulis sejumlah buku, puluhan artikel di jurnal, dan lebih dari dua ratus kolom opini di media cetak. Bukunya Demokrasi di Indonesia: Gagasan dan Pengalaman (LP3ES, 1995) memperoleh penghargaan sebagai Buku Terbaik bidang ilmu-ilmu sosial dari Yayasan Buku Utama.

Sejak menjadi peneliti pada Lembaga Research Kebudayaan Nasional (LRKN) LIPI pada 1985, Syamsuddin Haris memfokuskan perhatian, minat dan kajian dalam masalah pemilu, partai politik, parlemen, otonomi daerah, dan demokratisasi di Indonesia. Beberapa pengalaman di antaranya adalah menjadi Koordinator Penelitian Wawasan Kebangsaan (1990-1995), Koordinator Penelitian Pemilu di Indonesia (1995-1998), Anggota Tim Penyusun UU Bidang Politik versi LIPI (1999-2000), Koordinator Penelitian Paradigma Baru Hubungan Pusat-Daerah (2000-2001), Ketua Tim Penyusun Revisi UU Otonomi Daerah versi LIPI (2002-2003), Anggota Tim Ahli Revisi UU Otonomi Daerah Depdagri (2003-2004), Anggota Tim Ahli Penyusun RPP Partai Lokal Aceh, Depdagri RI (2006), dan terakhir, terlibat sebagai Tim Ahli Pokja Revisi Undang-Undang Bidang Politik yang dibentuk oleh Menteri Dalam Negeri (2006-2007), Ketua Tim Penyusun Naskah Akademik RUU Bidang Politik versi LIPI (2007-2008), serta Anggota Tim Pakar Evaluasi Daerah Otonom Baru, Depdagri RI (2009-2010).

Publikasi dan Karya Tulis Syamsudin Haris sudah banyak diterbitkan. Buku karya sendiri dan selaku editor ada 16 buku yang dipublikasikan diantaranya adalah Menggugat Politik Orde Baru, Jakarta: Grafiti Press, 1998, Reformasi Setengah Hati, Jakarta: Erlangga, 1999, Konflik Presiden-DPR dan Dilema Transisi Demokrasi di Indonesia, Jakarta: Grafiti Press, 2007, Pemilu Langsung di Tengah Oligarki Partai, editor, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2005, Membangun Format Baru Otonomi Daerah, editor, Jakarta: LIPI Press, 2006, Partai dan Parlemen Lokal Era Transisi Demokrasi di Indonesia, editor, Jakarta: LIPI Press, 2007.

Sedangkan buku-buku Syamsudin Haris sebagai salah seorang kontributor ada 29 buku diantanya adalah “Dilema ‘Salah Urus’ Negara dan Pemerintahan bagi Proyek Keindonesiaan”, dalam Firman Noor, ed., Nasionalisme, Demokratisasi, dan Identitas Primordial di Indonesia, Jakarta: LIPI Press, 2008,  dan buku “Dilema Presidensialisme Pasca-Orde Baru dan Urgensi Penataan Kembali Relasi Presiden-DPR”, dalam Moh. Nurhasim dan Ikrar Nusa Bhakti, ed., Sistem Presidensial dan Sosok Presiden Ideal, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Selanjutnya artikel dalam Jurnal Ilmiah Syamsudin Haris sebanyak 31 judul antara lain “Pilkada Langsung dan Masa Depan Otonomi Daerah di Indonesia”, dalam Jurnal Politika, No.1, Vol. 1, Mei 2005, “Demokratisasi Partai dan Sistem Kepartaian di Indonesia”, dalam Jurnal Penelitian Politik, P2P LIPI, 2006, dan artikel ”Menimbang Satu Dekade Demokratisasi di Indonesia Pasca-Soeharto”, dalam Jurnal Politika, Vol. V, No. 1, Tahun 2009. Kemudian karya Syamsudin Haris Kolom di Media Cetak (Sejak 1998) sangat banyak sekali tercatat ada 221 tulisan diantanya yang terbaru adalah “Simalakama Yudhoyono”, dalam Suara Pembaruan, 8 Maret 2010, “Perlu Konsultasi Presiden-DPR”, dalam Kompas, 18 Maret 2010, “Membenahi Demokrasi Pilkada”, dalam Seputar Indonesia, 26 April 2010, “Kegagalan Andi, Problem Anas”, dalam Kompas, 26 Mei 2010, “Mengapa Partai Tengah?”, dalam Suara Pembaruan, 31 Mei 2010, “Gagalnya Siasat Politik Golkar”, dalam Seputar Indonesia, 11 Juni 2010 dan “Apa yang Kau Cari DPR”, dalam Kompas, 21 Juni 2010.

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama                           : Prof. Dr. Syamsuddin Haris, M.Si

Tempat/tgl lahir        : Bima, 9 Oktober 1957

Jabatan                        : Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI

Pangkat/golongan      : Pembina Utama/IV-e

Alamat Kantor            : Pusat Penelitian Politik, Widya Graha LIPI

Jalan Gatot Subroto 10 Jakarta Selatan, Telp/Fax  021-5207118

Alamat Rumah            : Jalan Nakula 7 Blok 29 No. 3 Bumi Satria Kencana

Kalimalang, Bekasi 17144, Telp. 021-8843915,

HP 0811895307, Email: sy_haris@yahoo.com

Riwayat Pendidikan

  • S-1 Ilmu Politik pada FISIP Universitas Nasional Jakarta (1984)
  • S-2 Ilmu Politik pada FISIP Universitas Indonesia Jakarta (2002)
  • S-3 Ilmu Politik pada FISIP Universitas Indonesia Jakarta (2008).

Riwayat Pekerjaan

  • 1984-1989: Anggota Dewan Redaksi Jurnal Ilmu dan Budaya;
  • Sejak 1985: Bekerja di Pusat Penelitian Politik (sebelumnya LRKN dan PPW) LIPI.
  • 1990-1995: Koordinator Penelitian Wawasan Kebangsaan;
  • 1991-1996: Anggota Dewan Redaksi Jurnal Masyarakat Indonesia;
  • 1995-1998: Koordinator Penelitian Pemilihan Umum di Indonesia;
  • 1998-1999: Anggota Tim Penyusun UU Bidang Politik versi LIPI;
  • 2000-2001: Koordinator Penelitian Paradigma Baru Hubungan Pusat-Daerah;
  • Sejak 2002: Staf Pengajar Program Pasca-Sarjana FISIP Unas dan FISIP UI;
  • 2002-2003: Ketua Tim Penyusun RUU Otonomi Daerah versi LIPI;
  • 2003-2004: Anggota Tim Pakar Pokja Revisi UU Pemerintahan Daerah, Depdagri RI.
  • 2002-2005: Kepala Bidang Politik Nasional, Pusat Penelitian Politik LIPI;
  • 2006          : Anggota Tim Pakar Penyusun RPP Partai Lokal Aceh, Depdagri RI.
  • 2006-2007 : Anggota Tim Pakar Pokja Revisi UU Bidang Politik, Depdagri RI.
  • 2007-2008 : Ketua Tim Penyusun Naskah Akademik RUU Bidang Politik versi LIPI.

Kegiatan Lain/Organisasi Profesi Ilmiah

  • Staf Pengajar Pasca-Sarjana Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia
  • Staf Pengajar Pasca-Sarjana FISIP Universitas Nasional
  • Ketua II Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) 2002-2008.
  • Sekjen Pengurus Pusat AIPI 2008-2011.
  • Penulis Buku Terbaik Bidang Ilmu-ilmu Sosial (Demokrasi di Indonesia: Gagasan dan Pengalaman, Jakarta: LP3ES, 1995), dari Yayasan Buku Utama, 1996.
  • Satyalancana Karya Satya 10 Tahun, 1996.
  • Satyalancana Karya Satya 20 Tahun, 2006.
  • Satyalancana Pembangunan, 2008.

Penghargaan

Publikasi/Karya Tulis

A. Buku

– Buku karya sendiri dan selaku editor:

  1. PPP dan Politik Orde Baru, Jakarta: Grassindo, 1991.
  2. Demokrasi di Indonesia: Gagasan dan Pengalaman, Jakarta: LP3ES, 1995.
  3. Menggugat Politik Orde Baru, Jakarta: Grafiti Press, 1998.
  4. Reformasi Setengah Hati, Jakarta: Erlangga, 1999.
  5. Konflik Presiden-DPR dan Dilema Transisi Demokrasi di Indonesia, Jakarta: Grafiti Press, 2007.
  6. Menelaah Kembali Format Politik Orde Baru, co-editor, Jakarta: Gramedia, 1995.
  7. Menggugat Pemilihan Umum Orde Baru, editor, Jakarta: Yayasan Obor, 1999.
  8. Indonesia di Ambang Perpecahan, editor, Jakarta: Erlangga, 1999.
  9. Kecurangan dan Perlawanan Rakyat dalam Pemilu 1997, editor, Jakarta: Yayasan Obor, 1999.
  10. Paradigma Baru Otonomi Daerah, editor, Jakarta: Kantor Menristek-P2P LIPI, 2001.
  11. Akuntabilitas dalam Otonomi Daerah, editor, Jakarta: P2P-LIPI, 2002.
  12. Desentralisasi, Demokratisasi dan Akuntabilitas Pemerintahan Daerah, editor, Jakarta: AIPI dan PGRI, 2002.
  13. Desentralisasi dan Otonomi Daerah, editor, Jakarta: LIPI Press, 2005.
  14. Pemilu Langsung di Tengah Oligarki Partai, editor, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2005.
  15. Membangun Format Baru Otonomi Daerah, editor, Jakarta: LIPI Press, 2006.
  16. Partai dan Parlemen Lokal Era Transisi Demokrasi di Indonesia, editor, Jakarta: LIPI Press, 2007.

– Buku sebagai salah seorang kontributor:

  1. “PPP dan Pemilihan Umum 1987”, dalam Alfian dan Nazaruddin Sjamsuddin, ed., Masa Depan Kehidupan Politik Indonesia, Jakarta: Rajawali Pers, 1988.
  2. “Visi dan Persepsi Politik Kelas Menengah Orde Baru”, dalam buku Kontradiksi Aspirasi dan Peran Kelas Menengah di Indonesia, Jakarta: CIDES, tahun?
  3. “Membaca Arah Politik NU”, dalam S. Sinansari Ecip, ed., NU, Khittah dan Godaan Politik, Bandung: Mizan, 1994.
  4. “Perbandingan Pemilu-pemilu Orde Baru 1971-1992: Beberapa Catatan Kritis dan Proyeksi”, dalam J. Kristiadi, ed., Menyelenggarakan Pemilu yang Bersifat Luber dan Jurdil, Jakarta: CSIS, 1997.
  5. “Pentingnya Dialog untuk Meredam Badai”, dalam Abd Rohim Ghazali, ed., Kapan Badai Akan Berlalu, Bandung: Mizan, 1998.
  6. “Pemilihan Umum dan Kekerasan Politik: Kasus Jawa Timur”, dalam Hermawan Sulityo, ed., Pemilu dan Kekerasan Politik, Jakarta: PPW LIPI, 1999.
  7. “Pemilu 1999 dan Format Baru Politik Indonesia”, dalam Memastikan Arah Baru Demokrasi, Bandung: Mizan-LIP FISIP UI, 2000.
  8. “Menjelang ‘Pemecatan’ Abdurrahman Wahid”, dalam Indra Surya Lubis, ed., Bahaya Tirani DPR: Konflik DPR vs Presiden, Jakarta: Lembaga Studi Politik Merdeka, 2001.
  9. “Dinamika Politik DPRD Sumatera Barat: Ketika Kekecewaan Rakyat Menggumpal”, dalam Moch. Nurhasim, ed., Kualitas Keterwakilan Legislatif, Jakarta: PPW LIPI, 2001, hal. 87-126.
  10.  “Dinamika DPRD Bima, Aspirasi Masyarakat, dan Krisis Kepemimpinan Daerah”, dalam Lili Romli, ed., Dinamika Lembaga Perwakilan Lokal: Studi Peranan DPRD dalam Memperjuangkan Kepentingan Publik, Jakarta: PPW LIPI, 2002, hal. 217-236.
  11. “Konflik Elite Sipil dan Dilema Konsolidasi Demokrasi Pasca-Orde Baru”, dalam Maruto MD dan Anwari WMK, ed., Reformasi Politik dan Kekuatan Masyarakat, Jakarta: LP3ES, 2002, hal. 3-21.
  12. “Reformasi Konstitusi dan Perangkap Oportunisme Elite Partai-Partai Besar di DPR”, dalam Riza Sihbudi dan Moch Nurhasim, ed., Amandemen Konstitusi dan Strategi Penyelesaian Krisis Politik Indonesia, Jakarta: PGRI-AIPI, 2003.
  13. “Masalah Keamanan Dalam Negeri di Era Globalisasi: Ancaman, Tantangan, Peluang”, dalam Dede Wardiat, ed., Kepemimpinan dan Profesionalisme Penegak Hukum, Jakarta: PMB LIPI-Polri, 2003.
  14. “Faktor Oportunisme Elite Partai-partai Besar dan Pembangkangan TNI/Polri dalam Konflik Presiden Wahid versus DPR (1999-2001)”, dalam Mahrus Irsyam dan Lili Romli, ed., Menggugat Partai Politik, Jakarta: LIP-FISIP UI, 2003, hal. 67-110.
  15. “Persepsi Masyarakat terhadap Partai Politik: Kasus Nusa Tenggara Barat”, dalam Persepsi Masyarakat terhadap Partai Politik Peserta Pemilu 2004, Jakarta: P2P LIPI dan Balitbang Depdagri, 2003, hal. 13-28.
  16. “Potret Partai Kebangkitan Bangsa: Peta Konflik dan Resistensi Elite Lokal terhadap Pusat”, dalam Lili Romli, ed., Potret Partai Politik Pasca-Orde Baru, Jakarta: P2P LIPI, 2003, hal. 83-104.
  17. “Sentralisasi Baru dalam Birokrasi Lokal: Kasus Kabupaten Bima”, dalam Afadlal, ed., Dinamika Birokrasi Lokal Era Otonomi Daerah, Jakarta: P2P LIPI, 2004, hal. 47-64.
  18. “General Election under the New Order”, dalam Hans Antlov dan Sven Cederroth, ed., Election in Indonesia: The New Order and Beyond, London and New York: RoutledgeCurzon, 2004, hal. 18-37.
  19. “Politicization of Religion and the Failure of  Islamic Parties in the 1999 General Election”, dalam Antlov dan Cederroth, ed., Election in Indonesia: The New Order and Beyond, London and New York: RoutledgeCurzon, 2004, hal. 77-110.
  20. “Perubahan Peta Politik Kaltim 2004: Evaluasi dan Analisis Pemilu Legislatif”, dalam Lili Romli, ed., Evaluasi Pemilihan Umum 2004: Analisis Proses dan Hasil Pemilu Legislatif, Jakarta: P2P LIPI, 2004.
  21. “Dinamika Civil Society Kota Surabaya: Peranan LSM dalam Era Otonomi Daerah”, dalam Afadlal, ed., Dinamika Kekuatan Masyarakat Lokal Era Otonomi Daerah, Jakarta: P2P LIPI, 2004, hal. 17-36.
  22. “Quo Vadis Partai-partai”, Pengantar dalam buku Demokrasi Seolah-olah, Jakarta: PDP, 2005.
  23. “Kebijakan dan Strategi Pilkada: Peluang dan Tantangan Menuju Konsolidasi Demokrasi”, dalam Djohermansyah Djohan dan Made Suwandi, ed., Pilkada Langsung: Pemikiran dan Peraturan, Jakarta: IIP Press, 2005, hal. 58-63.
  24. “Pola dan Kecenderungan Perilaku Pemilih”, (ditulis bersama Tri Rainny Syafarani), dalam Lili Romli, ed., Evaluasi Pemilu Presiden 2004, Jakarta: P2P LIPI, 2005.
  25. “Proses Pencalonan Anggota DPRD Kupang dan Ende di Nusa Tenggara Timur: Kasus Partai Golkar dan PDI Perjuangan”, dalam Pradjarta Dirdjosanjata dan Nico L. Kana, ed., Demokrasi dan Potret Lokal Pemilu 2004, Salatiga dan Yogyakarta: Yayasan Percik dan Pustaka Pelajar, 2006, hal. 205-260.
  26. “Pencalonan dan Pola Koalisi Partai dalam Pilkada Langsung 2005”, dalam Sri Nuryanti, ed., Analisis Proses dan Hasil Pilkada Langsung 2005, Jakarta: P2P LIPI, 2007.
  27. “Problematik Institusionalisasi PPP”, dalam Edison Muchlis M, ed., Pelembagaan Partai Politik di Indonesia Pasca-Orde Baru, Jakarta: LIPI Press, 2007.
  28. “Dilema ‘Salah Urus’ Negara dan Pemerintahan bagi Proyek Keindonesiaan”, dalam Firman Noor, ed., Nasionalisme, Demokratisasi, dan Identitas Primordial di Indonesia, Jakarta: LIPI Press, 2008.
  29. “Dilema Presidensialisme Pasca-Orde Baru dan Urgensi Penataan Kembali Relasi Presiden-DPR”, dalam Moh. Nurhasim dan Ikrar Nusa Bhakti, ed., Sistem Presidensial dan Sosok Presiden Ideal, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

 

B. Artikel dalam Jurnal Ilmiah

  1. “Dari Budaya Politik Jawa sampai Birokrasi Kumis: Catatan dari Pertemuan Sarjana/Ahli Ilmu Politik Indonesia”, dalam Ilmu dan Budaya, No. 4, Januari 1985.
  2. “Pembangunan Politik di Negara-negara Baru”, Tinjauan Buku dalam Ilmu dan Budaya, No. 3, Februari 1985.
  3. “Si Bung dan Komitmen Kerakyatannya”, Tinjauan Buku dalam Ilmu dan Budaya, No. 7, April 1985.
  4.  “Ormas dan Sosok Kesejarahannya yang Baru”, dalam Ilmu dan Budaya, No. 9, Juni 1985.
  5.  “Pembangunan Politik dalam Parameter Ekonomi”, Tinjauan Buku dalam Jurnal Ilmu Politik 1, 1986.
  6. “Pola dan Kecenderungan Konflik Partai Masa Orde Baru”, dalam Analisa, No. 5, Mei 1988.
  7. “Dinamika dan Peranan DPRS dalam Sistem Politik Demokrasi Liberal”, dalam Ilmu dan Budaya, No. 12, September 1988.
  8. “Party Conflict under the New Order: Patterns and Tendencies”, dalam Jurnal The Indonesian Quarterly, No. 3, 1989.
  9. “Penataan Ideologi Periode Orde Baru: Beberapa Kecenderungan dan Implikasi”, dalam Ilmu dan Budaya, No. 8, Mei 1989.
  10. “Perdebatan Sistem Pemilu pada Awal Orde Baru”, dalam Ilmu dan Budaya, No. 3-4, Desember-Januari 1989-1990.
  11. “PPP and Politics under the New Order”, dalam Prisma (edisi bahasa Inggris), No. 49, Juni 1990.
  12. “Lepas Landas di Mata Pakar”, Tinjauan Buku dalam Jurnal Ilmu Politik 6, 1990.
  13. “NU dan Politik: Perjalanan Mencari Identitas”, dalam Jurnal Ilmu Politik 7, 1990.
  14. “Aspek Agama dalam Perilaku Politik NU”, dalam Jurnal Pesantren, No. 2, Vol. VIII, 1991.
  15.  “Pemilihan Umum dan Keniscayaan Demokratisasi Format Politik Orde Baru”, dalam Jurnal Studia Politika, edisi 1, tahun?
  16. “Dilema DPR: Wakil Rakyat tanpa Mandat Rakyat Daerah”, dalam Jurnal Afkar (terbitan CIDES), 1993.
  17. “Politik Islam PPP dan Pemilu 1992: Perjuangan Mencari atau Mempertahankan Identitas”, dalam Jurnal Analisis, No. 3, Mei-Juni 1993.
  18. “Menangkap Peluang Demokratisasi”, dalam Jurnal Analisis, No. 1, Januari-Februari 1994.
  19. “Di Sekitar Soal Wawasan Kebangsaan: Sekadar Pengantar”, dalam Masyarakat Indonesia, No. 2, Vol. XXI, 1994.
  20. “Perubahan Wawasan Islam Orde Baru atau Sebaliknya”, Tinjauan Buku dalam Masyarakat Indonesia, No. 2, Vol. XXI, 1994.
  21. “Demokrasi, Ke Arah Transformasi Ketiga”, Tinjauan Buku dalam Jurnal Ilmu Politik, No. 14, tahun 1994?
  22. “Kedudukan Partai Politik 1995”, dalam Jurnal Profil Indonesia CIDES, No. 2, 1996.
  23. “Pembinaan Politik, Demokratisasi dan Pembentukan Civil Society: Problematik Kepartaian Indonesia di Bawah Orde Baru”, dalam Jurnal Ilmu Politik 17, 1997, hal. 58-68.
  24. “Disintegrasi Nasional dan Urgensi Otonomi Luas bagi Daerah”, dalam Jurnal Berita IPTEK, No. 1, 2000.
  25. “Otonomi Daerah, Demokratisasi, dan Pendekatan Alternatif Resolusi Konflik Pusat-Daerah”, dalam Jurnal Ilmu Politik 18, Tahun 2002, ha. 37-46.
  26. “Pemilu 2004: Peluang Konsolidasi Demokrasi atau Perangkap ‘Status Quo’ Politik”, dalam Jurnal Ilmu Politik 19, Tahun 2003, hal. 3-27.
  27. “Masalah dan Potensi Konflik Pilkada Langsung”, dalam Jurnal Studi Kepolisian, edisi No. 063 Januari-Maret 2005, hal. 27-43.
  28. “Pilkada Langsung dan Masa Depan Otonomi Daerah di Indonesia”, dalam Jurnal Politika, No.1, Vol. 1, Mei 2005.
  29. “Pilkada Langsung dan Dilema Penguatan Demokrasi di Indonesia Pasca-Soeharto”, dalam Jurnal Ilmu Politik 20, Tahun 2006, hal. 52-63.
  30. “Demokratisasi Partai dan Sistem Kepartaian di Indonesia”, dalam Jurnal Penelitian Politik, P2P LIPI, 2006.
  31. ”Menimbang Satu Dekade Demokratisasi di Indonesia Pasca-Soeharto”, dalam Jurnal Politika, Vol. V, No. 1, Tahun 2009.

C. Kolom di Media Cetak (Sejak 1998)

  1. “Perlu Inisiatif Perubahan dari Pak Harto”, dalam Majalah D&R, 10 Januari 1998.
  2. “Membuka Dialog Mengatasi Badai”, dalam Majalah UMMAT, 19 Januari 1998.
  3. “Reformasi Setengah Hati”, dalam Majalah D&R, 24 Januari 1998.
  4. “Politik ‘Cuci Tangan’ di Balik Krisis”, dalam Majalah D&R, edisi 14 Februari 1998.
  5. “Koor Setuju dan Tepuk Tangan”, dalam Majalah D&R, tanggal 7 Maret 1998.
  6. “Reformasi Kabinet”, dalam Majalah UMMAT, 16 Maret 1998.
  7. “Lengser Keprabon itu Tengah Berlangsung”, dalam Majalah D&R, 28 Maret 1998.
  8. “Politik Praktis Siapa Punya”, dalam Majalah D&R, tanggal 18 April 1998.
  9. “Reformasi 2003”, dalam Majalah Panji Masyarakat, 11 Mei 1998.
  10. “Kenaikan BBM dan Radikalisasi Aksi”, dalam Majalah D&R, 16 Mei 1998.
  11. “Dari Orde Baru Menuju “Orde Reformasi”, dalam Majalah D&R, edisi 30 Mei 1998.
  12. “Reformasi Tanpa Suksesi”, dalam Majalah Pilar, edisi 20 Mei-2 Juni 1998
  13.  “Dilema Politik Habibie”, dalam Majalah D&R, edisi 27 Juni 1998.
  14. “Reformasi di Persimpangan Jalan”, dalam Majalah DeTak, Juli 1998.
  15. “Agenda Rekonsiliasi Politik”, dalam Majalah D&R, tanggal 26 September 1998.
  16. “Orde Baru Minus Soeharto”, dalam Majalah D&R, 24 Oktober 1998.
  17. “Menggugat Sidang Istimewa MPR”, dalam Majalah D&R, edisi 7 November 1998.
  18. “Koalisi Tanpa Oportunisme”, dalam Majalah UMMAT, edisi 9 November 1998.
  19. “Kesempatan Terakhir Habibie”, dalam Panji Masyarakat, 11 November 1998.
  20. “’Persidangan’ Kebiadaban ABRI”, dalam Majalah D&R, 21 November 1998.
  21. “PPP: Reformasi di Bawah Lindungan Ka’bah?”, dalam Kompas, 26 November 1998.
  22. “Mencegah Kebangkrutan”, dalam Forum Keadilan, edisi khusus, 1998.
  23. “Golkar vs Pemerintah di DPR”, dalam Majalah D&R, 9 Desember 1998.
  24. “Mengadili Soeharto, Siapa (Tak) Takut”, dalam Majalah D&R, 12 Desember 1998.
  25. “Ketika Sejarah Menggugat ABRI, dalam Majalah Tempo, 28 Desember 1998.
  26. “Manuver Politik Gus Dur”, dalam Majalah D&R, 28 Desember 1998-2 Januari 1999.
  27. “Menimbang RUU Politik”, dalam Majalah D&R, tanggal 1-6 Februari 1999.
  28. “Mengusut Soeharto, ‘Mengadili’ Habibie”, dalam Majalah D&R, 1-6 Maret 1999.
  29. “Tantangan Besar KPU”, dalam Majalah Panji Masyarakat, edisi 24 Maret 1999.
  30. “Pertaruhan Politik Habibie, dalam Majalah D&R, edisi 5-10 April 1999.
  31. “Dialog ABRI-Mahasiswa, Lalu Apa?”, dalam Panji Masyarakat, 6 April 1999.
  32.  “Soeharto dan Pemilu 1999”, dalam Majalah D&R, edisi 19-24 April 1999.
  33.  “Politik ABRI Mau Kemana?”, dalam Majalah D&R, tanggal 2 Mei 1999.
  34. “Mencari Caleg di Luar Karung”, dalam Majalah Forum Keadilan, 2 Mei 1999.
  35. “Rapor Merah Habibie”, dalam Majalah D&R, 17-22 Mei 1999.
  36. “Koalisi Tanpa ‘Orang Kedua’”, dalam Majalah Tempo, edisi 30 Mei 1999.
  37.  “Golkar, Riwayatmu Kini”, dalam Majalah D&R, 31 Mei-5 Juni 1999.
  38.  “Pertarungan di Tengah Krisis”, dalam Majalah SWA, edisi 25 Juni-8 Juli 1999.
  39. “Kisruh Politik Pascapemilu”, dalam Majalah D&R, edisi 5-10 Juli 1999.
  40. “Kehormatan ABRI dari Mana Datangnya”, dalam Majalah D&R, 8 Agustus 1999.
  41. “Poros Mega-Akbar”, dalam Majalah D&R, 16-21 Agustus 1999.
  42. “Prospek Habibie Pascaskandal”, dalam Majalah Tempo, edisi 22 Agustus 1999.
  43. “Menjelang ‘Pengadilan’ Habibie”, dalam Majalah D&R, edisi 4-10 Oktober 1999.
  44. “Agenda Presiden Baru”, dalam Majalah Panji Masyarakat, edisi 27 Oktober 1999.
  45.  “Misteri Pencopotan Hamzah Haz”, dalam Majalah Forum Keadilan, edisi 12 Desember 1999.
  46. “Partai-partai Tanpa Politik”, dalam Majalah Tempo, edisi 2 April 2000.
  47. “Kabinet Maju Kena Mundur Kena”, dalam Majalah Tempo, edisi 7 Mei 2000.
  48. “Gus Dur versus Partai-partai”, dalam Majalah Forum Keadilan, edisi 25 Juni 2000.
  49. “Manuver Golkar atau Status Quo”, dalam Majalah Tempo, edisi 30 Juli 2000.
  50. “Perangkap Sidang MPR”, dalam Majalah Tempo, edisi 13 Agustus 2000.
  51. “Hak Angket dan Dilema DPR”, dalam Panji Masyarakat, edisi 13 September 2000.
  52.  “’Curhat’ Kwik Kian Gie, Problem atau Solusi”, dalam Majalah Tempo, edisi 19 November 2000.
  53. “Golkar dan Reformasi Prematur”, dalam Majalah Tempo, edisi 25 Februari 2001.
  54. “Babak Akhir Akbar atau Golkar”, dalam Majalah Tempo, edisi 4 November 2001.
  55.  “Mengorbankan Akbar, Menyelamatkan Golkar?”, Majalah Tempo, 17 Maret  2002.
  56.  “Kenapa Tak Ada Keplok untuk DPR”, dalam Majalah Tempo, 23 Juni 2002.
  57. “Politik Dangkal Parlemen”, dalam Majalah Tempo, tanggal 14 Juli 2002.
  58. “Berakhirnya ‘Masa Dinas’ TNI di Parlemen”, dalam Kompas, 5 Agustus 2002.
  59. “Politik Dua Muka”, dalam Koran Tempo, 6 Agustus 2002.
  60. “Hak Pilih TNI, Kok, Dipasung?”, dalam Koran Tempo, 3 September 2002.
  61. “Mengapa Golkar ‘Ngotot’ Pertahankan Akbar”, dalam Kompas, 9 September 2002.
  62. “Akbar dan Kehormatan DPR”, dalam Koran Tempo, 17 September 2002.
  63. “Reformasi demi Korupsi”, dalam Koran Tempo, 1 Oktober 2002.
  64. “Terorisme dan Ambivalensi Negara”, dalam Koran Tempo, 15 Oktober 2002.
  65. “Membentuk Partai, Kok, Dipersulit”, dalam Koran Tempo, 30 Oktober 2002.
  66. “Budaya Malu dan ‘Arisan Korupsi’”, dalam Kompas, 7 November 2002.
  67. “Demokrasi dan Etika Pejabat Publik”, dalam Koran Tempo, 13 November 2002.
  68. “Relevansi UU Politik dan Otonomi Daerah”, dalam Majalah Swara Otonomi, edisi No. 12, November 2002.
  69. “Dagelan Politik Kasus Akbar”, dalam Koran Tempo, 26 November 2002.
  70. “DPR dan Pemerintah Masih Urus Diri Sendiri”, dalam Koran Tempo, 24 Desember 2002.
  71. “Kenaikan Harga, Awal Kejatuhan Mega?”, dalam Koran Tempo, 7 Januari 2003.
  72. “Menjelang Akhir Karier Politik Akbar”, dalam Koran Tempo, 21 Januari 2003.
  73. “Gerakan Ekstraparlemen, Sebuah Solusi?”, dalam Koran Tempo, 4 Februari 2003.
  74. “Distorsi Ganda RUU Pemilihan Presiden”, dalam Koran Tempo, 18 Februari 2003.
  75. “RUU TNI: Pintu Masuk ke Politik”, dalam Koran Tempo, 3 Maret 2003.
  76. “Calon Presiden dengan ‘Cek Kosong’ Baru?”, dalam Koran Tempo, 18 Maret 2003.
  77. “Pemilu 2004 dan Dilema ‘Partai Gurem’”, dalam Koran Tempo, 1 April 2003.
  78. “Presiden Baru atau ‘Daur Ulang”, dalam Majalah Tempo, 13 April 2003.
  79. “Aceh, Mengapa Solusi Militer Lagi?”, dalam Koran Tempo, 15 April 2003.
  80. “Pemerintah, Belajarlah dari Sejarah”, dalam Koran Tempo, 29 April 2003.
  81. “Lima Tahun Reformasi:’Re-Orde Baru’?”, dalam Koran Tempo, 13 Mei 2003.
  82. “Menjernihkan Kembali Konsep NKRI”, dalam Koran Tempo, 27 Mei 2003.
  83. “Nasib Mahkamah Konstitusi”, dalam Koran Tempo, 10 Juni 2003.
  84. “TNI dan Kultur Orde Baru di Aceh”, dalam Koran Tempo, 24 Juni 2003.
  85. “Intervensi dan ‘Restu’ Pusat dalam Politik Lokal”, dalam Kompas, 24 Juli 2003.
  86. “‘Komedi Omong’ Tahunan MPR”, dalam Koran Tempo, 5 Agustus 2003.
  87. “PDIP, Megawati, dan Pemilu 2004”, dalam Koran Tempo, 2 September 2003.
  88. “Potret Partai dan Masa Depan Demokrasi”, dalam Kompas, 8 September 2003.
  89. “ Kemelut PKB, NU, dan Pemilu 2004”, dalam Koran Tempo, 16 September 2003.
  90. “Lima Masalah Krusial Pemilu 2004”, dalam Koran Tempo, 11 November 2003.
  91. “Anatomi Partai Peserta Pemilu 2004”, dalam Koran Tempo, 9 Desember 2003.
  92. “Reformasi yang Mati Muda”, dalam Majalah Tempo, 14 Desember 2003.
  93. “Soeharto, Soekarno, dan Kegagalan Reformasi”, dalam Koran Tempo, 23 Desember 2003.
  94. “Partai Berebut Kursi, Rakyat pun Merajut Mimpi”, dalam Kompas, 30 Desember 2003.
  95. “TNI, Demokrasi, dan Pemilu 2004”, dalam Koran Tempo, 6 Januari 2004.
  96. “Dilema Caleg: Dari Partai Buat Politikus”, dalam Koran Tempo, 3 Februari 2004.
  97. “Masa Kampanye, Saatnya Menebar Janji Surga”, dalam Kompas, 11 Maret 2004.
  98. “Partai dan Pemilu 2004: Kemasan Baru, Racikan Lama”, dalam Kompas, 20 Maret 2004.
  99. “Golkar, Akbar, dan Pemilu Presiden”, dalam Kompas, 17 April 2004.
  100. “Koalisi, Oposisi dan Syahwat Kekuasaan”, dalam Kompas, 11 Agustus 2004.
  101. “Peluang Calon Presiden dan Netralitas PKB”, dalam Koran Tempo, 7 September             2004.
  102. “Pemilu dan Demoralisasi Wakil Rakyat”, dalam Kompas, 9 September 2004.
  103. “Skenario Politik Pasca-Pemilu”, dalam Koran Tempo, 21 September 2004.
  104. “Merajut Harapan bagi Presiden Baru”, dalam Kompas, 24 September 2004.
  105. “DPR: Wajah Baru, Cerita Lama”, dalam Kompas, 28 Oktober 2004?
  106. “Mengembalikan Fitrah DPR”, dalam Kompas, 11 November 2004.
  107. “Golkar dan Fenomena Akbar”, dalam Kompas, 18 Desember 2004.
  108. “Otonomi Daerah Menuju Resentralisasi?”, dalam Media Indonesia, 21 Desember 2004.
  109. “Pembaruan Malu-malu ala PDI-P”, dalam Kompas, 2 Februari 2005
  110. “Partai dan Personalisasi Kekuasaan”, dalam Kompas, 31 Maret 2005.
  111. “Demokrasi ‘Restu’ dan Aklamasi”, dalam Kompas, 20 April 2005.
  112. “Mengelola Potensi Konflik Pilkada”, dalam Kompas, 10 Mei 2005
  113. “Pemerintah Berbuat, KPUD Korban”, dalam Kompas, Juni 2005
  114. “Dilema Pemda Produk Pilkada”, dalam Kompas, 27 Juni 2005
  115. “Wakil Rakyat atau Diri Sendiri”, dalam Kompas, 15 Juli 2005
  116. “Mou Helsinki, Peluang atau Perangkap?”, dalam Kompas, 24 Agustus 2005
  117. “’Reshuffle’ Kabinet Sekarang”, dalam Kompas, 22 September 2005
  118. “Golkar, DPR, dan Yudhoyono”, dalam Kompas, 29 Oktober 2005
  119. “Dilema ‘Reshuffle’ Kabinet”, dalam Harian Seputar Indonesia, 31 Oktober 2005
  120. “Menagih Komitmen PKS”, dalam Kompas, 24 November 2005
  121. “Mengakhiri Tahun Antikritik”, dalam Kompas, 17 Desember 2005
  122. “Rapor SBY dan Tantangan 2006”, dalam Suara Karya, 2 Januari 2006.
  123. “Bencana dan Minimnya Respon DPR”, dalam Suara Karya, 9 Januari 2006
  124. “PDI-P, Oposisi yang Kesepian”, dalam Kompas, 13 Januari 2006
  125. “Hak Angket Layu Sebelum Berkembang?”, dalam Suara Karya, 16 Januari          2006.
  126. “SBY dan Risiko ‘Bermain’ Partai”, dalam Suara Karya, 23 Januari 2006.
  127. “Antiklimaks Hak Angket DPR”, dalam Kompas, 26 Januari 2006
  128. “Ketika Polisi ‘Menginteli’ DPR”, dalam Kompas, 10 Februari 2006.
  129. “Politik Perundang-undangan DPR”, dalam Kompas, 27 Februari 2006.
  130. “Premanisme DPR”, dalam Kompas, tanggal 14 Maret 2006.
  131. “Partai Lokal dan ‘Pemilu Daerah’”, dalam Kompas, tanggal 12 April 2006.
  132. “Soeharto dan Balada Yudhoyono”, dalam Kompas, tanggal 26 Mei 2006.
  133. “Dilema DPD dan Rekonstruksi Sistem Perwakilan”, dalam Kompas, tanggal 26    Juni 2006.
  134. “DPR dan Akuntabilitas Publik”, dalam Kompas, tanggal 4 Agustus 2006.
  135. “Mengapa Malu Akui Kegagalan?”, dalam Kompas, tanggal 22 Agustus 2006.
  136. “Mencari Format Baru Kepartaian”, dalam Kompas, tanggal 11 Oktober 2006.
  137. “Disharmoni Yudhoyono-Kalla”, dalam Kompas, tanggal 8 November 2006.
  138. “Pejabat Publik, Korupsi dan Personalisasi Kekuasaan”, dalam Kompas, tanggal    23 Februari 2007.
  139. “Golkar dan ‘Reshuffle’ Kabinet”, dalam Kompas, tanggal 17 April 2007.
  140. “Dilema Amandemen Kelima”, dalam Kompas, tanggal 16 Mei 2007.
  141. “Krisis Pemimpin dan Kepemimpinan”, dalam Kompas, tanggal 29 Mei 2007.
  142. “Mawar Merah di Istana”, dalam Majalah Tempo, edisi 4-10 Juni 2007.
  143. “Koalisi Kebangsaan Jilid II?”, dalam Kompas, tanggal 23 Juni 2007.
  144. “Politik Konsultasi Presiden-DPR”, dalam Kompas, tanggal 5 Juli 2007.
  145. “’Daur Ulang’ Calon Presiden”, dalam Kompas, tanggal 27 September 2007.
  146. “Menimbang Rapor Yudhoyono”, dalam Kompas, tanggal 23 Oktober 2007.
  147. “Yudhoyono-Kalla dan Politik 2008”, dalam Kompas, tanggal 15 Januari 2008.
  148. “Politik Indonesia Pasca-Soeharto”, dalam Kompas, tanggal 29 Januari 2008.
  149. “Adu Prestise Presiden-DPR”, dalam Kompas, tanggal 19 Februari 2008.
  150. “UU Pemilu: Dari Partai untuk Partai?, dalam Kompas, tanggal 3 Maret 2008.
  151. “Dilema Pemerintahan Yudhoyono”, dalam Kompas, tanggal 12 Juni 2008.
  152. “Golput dan Pemilu 2009”, dalam Kompas, tanggal 30 Juni 2008.
  153. “Dilema Menjelang Pemilu”, dalam Seputar Indonesia, tanggal 3 Juli 2008.
  154. “Nasib Golkar dalam Pilkada”, dalam Kompas, tanggal 16 Juli 2008.
  155. “Korupsi dan Delegitimasi DPR”, dalam Kompas, tanggal 5 Agustus 2008.
  156. “Modal dan Popularitas Capres”, dalam Kompas, tanggal 20 Agustus 2008.
  157. “Suara Terbanyak dan Konflik Internal Golkar”, dalam Seputar Indonesia,             tanggal 26 Agustus 2008.
  158. “Studi Banding, Lalu Sosialisasi”, dalam Kompas, tanggal 12 September 2008.
  159. “Implikasi Politik RUU Pilpres”, dalam Seputar Indonesia, 18 Oktober 2008.
  160. “Nepotisme Ancam Demokratisasi”, dalam Kompas, 20 Oktober 2008.
  161. “Koalisi dan Dilema Capres 2009”, dalam Media Indonesia, 3 November 2008.
  162. “Presidensial Cita Rasa Parlementer”, dalam Kompas, 28 November 2008.
  163. “Mendesain Koalisi Presidensial”, dalam Seputar Indonesia, 16 Desember 2008.
  164. “Suara Terbanyak dan Kualitas Parlemen”, dalam Kompas, 5 Januari 2009.
  165. “Perpu: Kreatifitas Yang Keliru”, dalam Seputar Indonesia, 2 Februari 2009.
  166. “Pilpres dan Kegamangan Golkar”, dalam Kompas, 4 Februari 2009.
  167. “Yudhoyono-Kalla: Duet ke Duel?”, dalam Seputar Indonesia, 12 Februari 2009.
  168. “Bila Yudhoyono ke Lain Hati”, dalam Kompas, 17 Februari 2009.
  169. “Babak Akhir Yudhoyono-Kalla?”, dalam Media Indonesia, 23 Februari 2009.
  170. “Dilema Yudhoyono Tanpa Kalla”, dalam Suara Merdeka, 28 Februari 2009.
  171. “Merajut Harapan dari Pemilu”, dalam Kompas, 11 Maret 2009.
  172. “Kalla Pantang Mengalah”, dalam Seputar Indonesia, 16 Maret 2009.
  173. “Masalah Koalisi Permanen”, dalam Seputar Indonesia, 24 Maret 2009
  174. “Menyelamatkan Pemilu 2009”, dalam Kompas, 25 Maret 2009.
  175. “Peta Politik Pemilu 2009”, dalam Suara Merdeka, 9 April 2009.
  176. “Menata Ulang Sistem Pemilu”, dalam Kompas, 13 April 2009.
  177. “Peta Baru Koalisi Pilpres”, dalam Seputar Indonesia, 17 April 2009.
  178. “Politik Golkar Pasca-Perceraian”, dalam Seputar Indonesia, 24 April 2009.
  179. “Golkar, Apa yang Kau Cari”, dalam Kompas, 30 April 2009.
  180. “Golkar dan Koalisi ‘Hijau’ SBY”, dalam Seputar Indonesia, 9 Mei 2009.
  181. “Tak Bersama Kita Pun Bisa”, dalam Kompas, 18 Mei 2009.
  182. “Pilpres 2009 dan Problem Presidensial”, dalam Kompas, 22 Mei 2009.
  183. “Mengelola Relasi Presiden-DPR”, dalam Kompas, 1 Juni 2009.
  184. “Partai, Pemilu dan Pendangkalan Politik, dalam Kompas, 10 Juni 2009.
  185. “Mengawal Kerja Politik Para Wakil Terpilih”, dalam Kompas, 19 Juni 2009.
  186. “Menimbang Demokrasi, Merajut Optimisme”, dalam Kompas, 29 Juni 2009.
  187. “Politik Golkar Pascapilpres”, dalam Seputar Indonesia, 13 Juli 2009.
  188. “Tantangan Yudhoyono ke Depan”, dalam Kompas, 13 Juli 2009.
  189. “Kemenangan yang Hambar”, dalam Kompas, 29 Juli 2009.
  190. “PDIP dan Golkar Masuk Kabinet?”, dalam Seputar Indonesia, 7 Agustus 2009.
  191. “Transaksi Politik PDIP-Demokrat”, dalam Seputar Indonesia, 25 Agustus 2009.
  192. “Komitmen Presiden Yudhoyono”, dalam Kompas, 25 September 2009.
  193. “Lima Tantangan DPR 2009-2014”, Seputar Indonesia, 29 September 2009.
  194. “Golkar di Pengujung Sejarah”, dalam Kompas, 5 Oktober 2009.
  195. ”Munas dan Masa Depan Partai Golkar, dalam Seputar Indonesia, 7 Oktober2009.
  196. ”Tantangan Kabinet SBY”, dalam Seputar Indonesia, 21 Oktober 2009.
  197. ”Memaknai Formasi Kabinet”, dalam Kompas, 21 Oktober 2009.
  198. ”Komitmen, Bukan Hanya Pidato”, dalam Kompas, 17 November 2009.
  199. ”Membaca Arah Angket DPR”, dalam Kompas, 8 Desember 2009.
  200. ”Gertak Politik Pansus Angket?”, dalam Seputar Indonesia, 21 Desember 2009.
  201. “Fenomena PAN dan Amien Rais”, dalam Kompas, 12 Januari 2010.
  202. “Memaknai Pertemuan Bogor”, dalam Kompas, 26 Januari 2010.
  203. “100 Hari Kabinet SBY”, dalam Seputar Indonesia, 28 Januari 2010.
  204. “Menjernihkan Wacana Pemakzulan”, dalam Seputar Indonesia, 5 Februari 2010.
  205. “Rombak Kabinet, Siapa Takut”, dalam Kompas, 8 Februari 2010.
  206. “Kocok Ulang Formasi Koalisi?”, dalam Seputar Indonesia, 26 Februari 2010.
  207. “Demokrasi Ala Partai Demokrat”, dalam Kompas, 5 Maret 2010.
  208. “SBY dan Masa Depan Koalisi”, dalam Media Indonesia, 8 Maret 2010.
  209. “Simalakama Yudhoyono”, dalam Suara Pembaruan, 8 Maret 2010.
  210. “Menunggu Kelanjutan Century”, dalam Seputar Indonesia, 11 Maret 2010.
  211. “Perlu Konsultasi Presiden-DPR”, dalam Kompas, 18 Maret 2010.
  212. “PDI-P: Oposisi atau Koalisi”, dalam Seputar Indonesia, 6 April 2010.
  213. “Mega dan Masa Depan PDI-P”, dalam Kompas, 8 April 2010.
  214. “Membenahi Demokrasi Pilkada”, dalam Seputar Indonesia, 26 April 2010.
  215. “Ketika Koalisi Dikontrol Golkar”, dalam Kompas, 10 Mei 2010.
  216. “Politik Restu ‘Ancam’ Demokrat?”, dalam Seputar Indonesia, 10 Mei 2010.
  217. “Kegagalan Andi, Problem Anas”, dalam Kompas, 26 Mei 2010.
  218. “Koalisi Pascakongres Partai Demokrat”, dalam Seputar Indonesia, 27 Mei 2010.
  219. “Mengapa Partai Tengah?”, dalam Suara Pembaruan, 31 Mei 2010.
  220. “Gagalnya Siasat Politik Golkar”, dalam Seputar Indonesia, 11 Juni 2010.
  221. “Apa yang Kau Cari DPR”, dalam Kompas, 21 Juni 2010.

Sumber : Diolah dari berbagai sumber (RF)

Tentang Jadhie Whardhana Fernando

Pemerhati Komunikasi dan Informatika
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s